fraksipan.id - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, menilai pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 terkait pendahuluan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi momentum penting bagi arah pembangunan nasional ke depan.

Okta mengatakan, penyampaian langsung KEM-PPKF RAPBN oleh Presiden merupakan peristiwa bersejarah sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.

“Ini merupakan momentum sejarah karena untuk pertama kalinya Presiden RI menyampaikan langsung KEM-PPKF RAPBN di hadapan DPR RI. Di tengah ketidakpastian global dan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Presiden Prabowo hadir membawa semangat optimisme dan persatuan bagi bangsa Indonesia,” ujar Okta.

Menurutnya, pidato Presiden tidak hanya berbicara mengenai angka dan target ekonomi semata, tetapi juga menghadirkan visi besar tentang kemandirian ekonomi nasional dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Okta menyampaikan dukungannya terhadap berbagai target ekonomi yang dipaparkan Presiden Prabowo, mulai dari target pertumbuhan ekonomi nasional, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, penguatan ketahanan pangan dan energi, hingga kebijakan tata kelola ekspor komoditas strategis demi memperkuat penerimaan negara dan mencegah kebocoran kekayaan nasional.

“Kita melihat adanya keberanian pemerintah untuk melakukan pembenahan besar demi menjaga kedaulatan ekonomi bangsa. Langkah optimalisasi sumber daya alam dan energi strategis harus kita dukung agar manfaatnya benar-benar kembali kepada rakyat Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Okta menilai seluruh arah kebijakan ekonomi yang disampaikan Presiden memiliki orientasi kuat terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para guru, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat kecil lainnya.

“Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Negara harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, nelayan, petani, dan seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Okta mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

“Saatnya seluruh komponen bangsa bersatu dan bergotong royong demi menyukseskan tujuan-tujuan luhur bangsa. Dengan optimisme, kerja sama, dan persatuan, Indonesia akan mampu menjadi negara yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” tutup Okta.