fraksipan.id – Anggota DPR RI Muhammad Hatta menilai suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus bagi pelaku UMKM berorientasi ekspor yang saat ini dipatok sebesar 6 persen masih terlalu tinggi. Beban bunga tersebut dianggap memberatkan daya saing produk lokal di pasar global.
Menurut Hatta, UMKM yang mampu menembus pasar internasional seharusnya mendapatkan keistimewaan berupa insentif bunga yang jauh lebih murah. Rendahnya suku bunga akan membantu menekan biaya produksi dan meningkatkan margin keuntungan para pelaku usaha kecil.
"Bunga 6 persen itu masih terlalu tinggi untuk UMKM yang berorientasi ekspor. Mereka bertarung di pasar global membawa nama bangsa dan menyumbang devisa. Pemerintah harus memberikan dukungan nyata lewat suku bunga yang lebih kompetitif, bahkan kalau bisa di bawah itu," ujar Hatta.
Hatta menambahkan bahwa akses modal murah menjadi kunci utama agar pelaku usaha lokal bisa bersaing dengan produk negara lain yang mendapat subsidi besar dari pemerintahnya. Ia meminta kementerian terkait dan perbankan penyalur untuk meninjau ulang skema tarif bunga tersebut demi mendongkrak performa ekspor nasional.