fraksipan.com - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin, mendorong Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI untuk memperkuat perannya tidak hanya sebagai pusat penyedia informasi, tetapi juga sebagai pusat literasi peradaban yang memperkenalkan sejarah, budaya, dan kejayaan Nusantara kepada generasi muda Indonesia.

Menurut Hoerudin Amin, penguatan fungsi tersebut sangat penting untuk membangun kesadaran kebangsaan sekaligus memperkokoh identitas nasional di tengah derasnya arus globalisasi dan masuknya berbagai pengaruh budaya asing.

Pandangan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpustakaan Nasional RI terkait pendalaman dan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Muhammad Hoerudin Amin: Perpusnas Harus Menjadi Literasi Peradaban Bangsa

Dalam rapat tersebut, Muhammad Hoerudin Amin menegaskan bahwa Perpusnas memiliki posisi strategis sebagai penjaga memori kolektif bangsa. Karena itu, program literasi yang dijalankan tidak semestinya hanya berorientasi pada informasi kontemporer, tetapi juga harus mampu menghadirkan narasi besar tentang sejarah dan perjalanan panjang peradaban Nusantara.

“Kami berharap Perpusnas itu memang judul besarnya harus jadi literasi peradaban. Jadi bukan hanya informasi dari luar negeri, tapi informasi tentang kita,” ujar Hoerudin.

Menurutnya, bangsa Indonesia memiliki warisan sejarah yang sangat kaya dan membanggakan. Berbagai pencapaian peradaban Nusantara perlu terus diangkat dan diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tumbuh rasa bangga terhadap identitas bangsa sendiri.

Hoerudin Amin Soroti Pentingnya Mengenalkan Kejayaan Nusantara kepada Generasi Muda

Legislator PAN asal Daerah Pemilihan Jawa Barat XI itu menilai masih banyak generasi muda yang lebih mengenal budaya asing dibandingkan sejarah dan budaya bangsa sendiri. Kondisi tersebut menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui penguatan literasi berbasis sejarah dan kebudayaan nasional.

Menurut Hoerudin, Indonesia memiliki jejak peradaban besar yang pengaruhnya bahkan dapat ditemukan hingga kawasan Pasifik. Kekayaan sejarah tersebut harus menjadi bagian dari materi literasi yang mudah diakses dan dipahami oleh generasi muda.

“Anak kita hari ini tahunya budaya impor, seolah-olah kita tidak punya peradaban yang besar, yang mewah, yang membanggakan. Padahal sejarah Nusantara menyimpan kekayaan yang luar biasa dan itu butuh dikenalkan kepada generasi muda,” katanya.

Ia menilai penguatan pemahaman terhadap sejarah bangsa akan membantu membangun rasa percaya diri nasional sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Indonesia.

Fraksi PAN Dorong Penguatan Kesadaran Sejarah dan Budaya Bangsa

Muhammad Hoerudin Amin menegaskan bahwa kesadaran terhadap sejarah, budaya, dan peradaban bangsa merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter nasional yang kuat.

Menurutnya, bangsa yang memahami akar sejarah dan budayanya akan memiliki arah yang jelas dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan globalisasi yang semakin cepat.

“Perpusnas akan menjadi sokoguru melahirkan kesadaran bangsa untuk sadar akan dirinya. Karena kalau lupa dengan budaya dan peradaban kita, kita tidak akan tahu siapa kita dan akan ke mana,” tegasnya.

Muhammad Hoerudin Amin Harap Perpusnas Jadi Penjaga Warisan Intelektual Bangsa

Sebagai Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Hoerudin Amin berharap Perpustakaan Nasional dapat terus memperkuat perannya sebagai ruang pembelajaran, pusat literasi, sekaligus penjaga warisan intelektual bangsa.

Ia menilai literasi harus dimaknai lebih luas, bukan sekadar sarana memperoleh informasi dan pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat persatuan, membangun karakter generasi muda, serta menjaga keberlanjutan peradaban Indonesia.

Dengan penguatan fungsi tersebut, Hoerudin optimistis Perpusnas dapat menjadi salah satu pilar penting dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kebanggaan terhadap sejarah serta kebudayaan bangsa Indonesia.