fraksipan.id - Komisi I DPR RI menekankan pentingnya dukungan politik anggaran yang berkelanjutan dalam mendukung kesiapan penerbang TNI Angkatan Laut. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi I DPR RI ke Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026).
Anggota Komisi I DPR RI, Desy Ratnasari, menyampaikan bahwa penguatan sektor pertahanan tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi juga harus diiringi dengan dukungan anggaran yang memadai dan konsisten dari tahun ke tahun.
“Tidak hanya berbicara tentang dukungan kebijakan saja, tapi dukungan politik anggaran juga penting. Karena setiap penerbang dalam jangka waktu tertentu harus mengikuti sertifikasi, pelatihan, bahkan sertifikasi internasional, yang semuanya membutuhkan anggaran,” ujar Desy.
Ia juga menyoroti kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Puspenerbal yang masih menghadapi tantangan dalam hal kesiapan operasional. Dari satu jenis pesawat dengan total enam unit, hanya dua unit yang dinyatakan laik terbang, sementara empat lainnya masih dalam proses perawatan (in-service).
Menurutnya, perawatan alutsista harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar tidak mengganggu kesiapan operasional penerbang. Oleh karena itu, dukungan anggaran menjadi faktor krusial dalam menjaga keberlangsungan perawatan tersebut.
Desy menambahkan, rencana strategis (renstra) yang telah disusun oleh Puspenerbal perlu mendapatkan dukungan penuh dari Komisi I DPR RI serta terus menjadi perhatian pemerintah, termasuk Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL).
“Renstra yang sudah dibuat harus kita dukung dan terus kita ingatkan agar menjadi catatan penting, terutama terkait kebutuhan anggaran yang harus sustain,” tegasnya.
Ia berharap, dengan dukungan anggaran yang berkelanjutan, kesiapan penerbang dan alutsista TNI AL dapat semakin optimal sehingga mampu memperkuat pertahanan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.