fraksipan.id - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Athari Gauthi Ardi, mendorong agar sektor pariwisata nasional mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal serta memberikan dampak ekonomi yang merata di berbagai daerah.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Menurut Athari, tantangan sektor pariwisata saat ini tidak lagi sekadar meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memastikan manfaat ekonomi dari sektor tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya di daerah.

Ia menekankan pentingnya strategi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mendorong mereka untuk tinggal lebih lama dan meningkatkan pengeluaran selama berada di destinasi wisata.

“Bukan hanya sekadar menarik wisatawan dan menyebarkannya ke berbagai daerah, tetapi juga bagaimana kita bisa membuat mereka tinggal lebih lama, menghabiskan lebih banyak waktu, dan meningkatkan pengeluaran di destinasi wisata,” ujarnya.

Selain itu, Athari menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) pariwisata sebagai kunci utama dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Ia mengapresiasi langkah Kementerian Pariwisata dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan vokasi dan politeknik pariwisata. Namun, ia menilai pendekatan yang dilakukan perlu lebih berorientasi pada hasil nyata.

“Pendekatan ke depan harus bergeser dari sekadar jumlah pelatihan dan sertifikasi menjadi berbasis outcome, seperti penyerapan tenaga kerja, peningkatan kualitas layanan, dan kenaikan pendapatan tenaga kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Athari mendorong penerapan skema penempatan tenaga kerja berbasis destinasi sebagai langkah konkret untuk memperluas peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, skema tersebut penting agar masyarakat di daerah wisata dapat terlibat langsung dalam rantai ekonomi pariwisata, tidak hanya di destinasi prioritas, tetapi juga di wilayah lain yang memiliki potensi besar.

Dengan langkah tersebut, ia berharap sektor pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.