fraksipan.id – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Hoerudin Amin, menegaskan pentingnya menjadikan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) sebagai prioritas dalam program kabinet, mengingat perannya yang strategis dalam menjaga dan mengawal data kesejarahan bangsa.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpusnas RI, Rabu (14/1/2026). Hoerudin Amin turut menyinggung persoalan pemblokiran rekening Perpusnas yang menurutnya patut disayangkan, meski tetap perlu dipahami dalam konteks kebijakan pemerintah secara menyeluruh.
“Perpusnas ini posisinya sangat sakral dari sisi data. Ia menjadi penjaga data kesejarahan bangsa, yang pada dasarnya adalah fondasi kesadaran nasional,” ujar Hoerudin Amin.
Ia menekankan bahwa kebangkitan Indonesia di masa depan harus dibangun dari kesadaran kolektif, yang bersumber dari data, manuskrip, arsip, dan simbol sejarah. Karena itu, Perpusnas memegang peran penting dalam membangun spirit dan identitas bangsa.
Hoerudin Amin juga mencontohkan upaya Presiden dalam melakukan repatriasi data dan artefak sejarah dari luar negeri, seperti manuskrip dan benda bersejarah, sebagai bukti bahwa data nasional memiliki nilai strategis yang sangat tinggi.
Menurutnya, pengelolaan dan perawatan data sejarah tidak mungkin dilakukan secara optimal tanpa dukungan anggaran yang memadai. Ia menilai anggaran Perpusnas saat ini masih jauh dari kebutuhan riil.
“Tidak mungkin kebutuhan sebesar itu hanya ditopang anggaran sekitar Rp500 miliar. Komisi X secara politik mendorong agar anggaran Perpusnas ditambah dalam pembahasan di Banggar,” tegasnya.
Selain persoalan anggaran, Hoerudin Amin juga menyoroti tantangan besar Perpusnas di era digital. Ia menilai bahwa generasi muda kini lebih banyak mengakses informasi melalui media sosial dibandingkan buku, sehingga digitalisasi data menjadi keniscayaan yang tidak bisa ditunda.
“Di satu sisi data harus dirawat, di sisi lain data harus sampai ke ruang publik. Bangsa ini butuh penjelasan tentang siapa dirinya, dan Perpusnas punya peran kunci di sana,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Hoerudin Amin menyampaikan dukungan penuh sekaligus doa kepada Kepala Perpusnas RI dan seluruh jajaran agar diberikan kekuatan serta kemudahan dalam menghadapi tantangan besar di tengah percepatan era digital.