fraksipan.com — Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Jawa Timur XI (Madura), H. Slamet Ariyadi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyambangi Ibu Suyati, warga Dusun Turbukan, Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, yang menderita tumor otak selama lebih dari empat tahun.

Kunjungan yang dilakukan pada Jumat (17/10/2025) itu menjadi bentuk nyata kehadiran Slamet di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan.

“Partai Amanat Nasional selalu berusaha hadir di tengah masyarakat bukan hanya soal politik, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian terhadap sesama,” ujar Slamet Ariyadi.

Slamet yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Sampang menjelaskan, ia menerima laporan dari relawan mengenai kondisi Ibu Suyati yang memprihatinkan. Tanpa menunggu lama, ia langsung turun ke lokasi untuk memberikan bantuan dan memastikan kondisi warganya.

Dalam kunjungannya, Slamet juga berupaya membujuk keluarga agar bersedia membawa Ibu Suyati menjalani perawatan di rumah sakit. Pasalnya, selama ini pihak keluarga menolak untuk membawa sang ibu berobat karena alasan tertentu.

“Kami sudah sampaikan kepada keluarga agar mempertimbangkan untuk membawa beliau berobat ke rumah sakit. Kalau sudah ada keputusan dari keluarga, mereka bisa langsung menghubungi kami agar bisa segera difasilitasi,” terang Slamet.

Lebih lanjut, Slamet mengajak seluruh kader PAN di Kabupaten Sampang untuk memperkuat komitmen kemanusiaan dan aktif membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

“Kita harus solid, memiliki komitmen yang sama, dan berkontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan. Karena inilah hakikat politik yang sesungguhnya — memperjuangkan dan meringankan beban rakyat,” tegasnya.

Aksi kemanusiaan ini menambah deretan kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh Slamet Ariyadi di berbagai wilayah Madura. Legislator muda PAN itu dikenal aktif turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.