fraksipan.com - Anggota DPR RI Fraksi PAN, Sarifuddin Sudding, menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat. Menurutnya, rakyat Indonesia bukan hanya merdeka dari penjajahan, tetapi juga harus terbebas dari kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, dan ketakutan.

“Janji kemerdekaan itu sudah tertuang secara eksplisit dalam Pembukaan UUD 1945. Pemerintah yang mendapat amanah dari rakyat wajib berupaya keras untuk mewujudkannya,” tegas Sarifuddin Sudding, saat memberikan pandangannya dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (18/7/2025).

Sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, tujuan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Politikus PAN ini mengakui bahwa seluruh tujuan bernegara tersebut memang belum sepenuhnya tercapai. Namun ia menilai, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sudah menunjukkan langkah serius dan meletakkan fondasi kuat untuk merealisasikan cita-cita bangsa.

“Selama hampir 300 hari memimpin Indonesia, Presiden Prabowo telah berusaha keras mengangkat persoalan-persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat. Saya melihat fondasi yang kuat sudah mulai dibangun,” jelas Sarifuddin Sudding.

Lebih lanjut, ia menegaskan keyakinannya bahwa pemerintah saat ini berkomitmen untuk mengelola kekayaan alam Indonesia demi kesejahteraan rakyat. Hal ini, menurutnya, terbukti dari pernyataan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR yang menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak boleh lagi dikuasai pihak asing.

“Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah komitmen Presiden Prabowo. Kita tidak boleh lagi dijajah dalam bidang ekonomi, kekayaan sumber daya alam kita tidak boleh dirampas oleh negara lain. Semua harus dikelola untuk kepentingan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Bagaimana menurut Anda pandangan Sarifuddin Sudding ini? Silakan tulis komentar Anda di bawah untuk ikut berdiskusi.