fraksipan.id — Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyalurkan 24 ribu paket sembako bagi warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terdampak banjir dan longsor. Salah satu titik distribusi dilakukan di lokasi pengungsian Desa Tangga Bosi, Kecamatan Siabu.
“Saat ini saya sedang berusaha keras membagikan sembako sebanyak 24 ribu paket untuk di daerah ini. Tadi kami sudah bagikan paket sembako di beberapa tempat, termasuk di tempat pengungsian Desa Tangga Bosi,” ujar Saleh usai menyerahkan bantuan, Kamis (4/12/2025).
Saleh berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit. Ia menekankan, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada bantuan sembako, tetapi harus disertai percepatan pemulihan agar warga segera dapat kembali beraktivitas secara normal.
Ia juga mendorong pemerintah pusat dan daerah bergerak lebih cepat dan terkoordinasi. “Pemerintah harus terlibat langsung menyelesaikan masalah bencana di Sumatra Utara, termasuk di Madina. Dengan demikian, pemulihan bisa berlangsung cepat dan masyarakat kembali produktif,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah terus menyalurkan bantuan pangan ke tiga provinsi terdampak bencana: Aceh, Sumut, dan Sumbar. Untuk wilayah Sumatra Utara, sebanyak 7.179 ton beras telah dikirimkan.
Namun, ia mengakui distribusi belum berjalan merata, termasuk ke Kabupaten Madina yang baru menerima 184 ton. Menurutnya, kendala utama terletak pada akses transportasi. “Ada kesulitan transportasinya. Bantuan yang bisa dibawa pakai heli gak banyak. Lewat darat butuh kendaraan besar dan perlu waktu. Sebagian dikirim melalui kapal laut,” jelasnya.
Saleh berharap koordinasi dapat diperkuat agar seluruh masyarakat terdampak menerima bantuan secara cepat dan merata, tanpa terkendala hambatan distribusi.