fraksipan.id - Krisis air bersih dan ancaman banjir tahunan masih menjadi persoalan klasik yang menghantui masyarakat Kabupaten Sampang, Madura. Isu lingkungan tersebut mendominasi aspirasi warga dalam kegiatan reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Jawa Timur XI Madura, H. Slamet Ariyadi, yang digelar pada Sabtu pagi (13/12/2025) di Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Sampang.
Dalam agenda penyerapan aspirasi itu, Slamet Ariyadi menegaskan komitmennya untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas pemerintahan dalam merespons keluhan masyarakat, khususnya terkait krisis lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga.
Tak hanya menampung aspirasi, Slamet juga mengajak para santri untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan. Menurutnya, kesadaran ekologis dapat ditanamkan sejak dini melalui nilai-nilai keagamaan, bahwa merawat alam merupakan bagian dari ibadah.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Peran santri sangat diperlukan, dimulai dari menanamkan nilai agama bahwa menjaga alam adalah ibadah, lalu diintegrasikan dengan kegiatan hijau seperti menanam pohon, mengelola sampah menjadi pupuk atau kerajinan,” ujar Slamet.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Bagi Slamet, keterlibatan aktif warga merupakan fondasi penting dalam perencanaan dan pembangunan yang tepat sasaran.
Hasil reses tersebut mencatat urgensi penanganan persoalan lingkungan di Sampang, yang akan menjadi perhatian Slamet Ariyadi untuk diperjuangkan dan disuarakan dalam forum-forum resmi parlemen.
Sementara itu, Pembina sekaligus guru Pondok Pesantren Nazhatut Thullab menilai kehadiran Slamet Ariyadi memberikan dorongan moral bagi para santri agar lebih peduli dan terlibat dalam menjaga lingkungan.
“Kehadiran Mas Slamet menjadi kekuatan moral bagi santri, agar mereka juga ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan,” tuturnya.