fraksipan.com - Kesadaran masyarakat Lombok Barat (Lobar) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis masih tergolong rendah. Hingga saat ini, baru sekitar dua persen atau 16 ribu warga yang mengikuti program tersebut dari total jumlah penduduk.

Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, H. Muazzim Akbar, turun langsung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis. Upaya ini merupakan bagian dari Astacita program Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya gerakan hidup sehat.

Pada Kamis (31/7/2025), H. Muazzim Akbar hadir di tengah ratusan warga, aparatur desa, hingga perwakilan Pemkab dalam kegiatan sosialisasi di Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Turut hadir Anggota DPRD Lobar Dapil Narmada-Lingsar H. Ahmad Zainuri, Plt Kadikes Zulkifli, Camat Narmada, serta para kepala desa.

Masyarakat Harus Sadar Pentingnya Hidup Sehat

Dalam paparannya, H. Muazzim Akbar menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis.

“Sehat itu paling mahal. Banyak masyarakat yang baru memeriksakan diri ketika sakit. Padahal, penyakit menular maupun tidak menular seperti stroke, ginjal, hingga jantung dapat diantisipasi lebih dini melalui pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Ia mengajak warga untuk memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang sudah disiapkan pemerintah di puskesmas dan rumah sakit. Bahkan, dalam acara sosialisasi ini juga disediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta.

Menurutnya, hasil survei menunjukkan 73 persen warga Indonesia meninggal akibat penyakit tidak menular. Karena itu, kesadaran masyarakat harus terus ditumbuhkan agar pemeriksaan kesehatan menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan saat sakit.

Peningkatan Kesadaran Mulai Terlihat

H. Muazzim Akbar mengungkapkan, sejak adanya sosialisasi yang gencar dilakukan, jumlah warga yang mengikuti program pemeriksaan kesehatan gratis meningkat dari kurang dari 1 persen menjadi lebih dari 2 persen.

“Artinya ada peningkatan, kesadaran warga mulai tumbuh. Harapannya tahun ini minimal 35-40 persen warga Lobar bisa memanfaatkan program kesehatan gratis ini,” ujarnya optimis.

Tantangan di Lapangan

Plt Kadikes Lobar, Zulkifli, membenarkan bahwa kesadaran warga masih rendah. Namun, upaya percepatan yang dilakukan puskesmas dalam dua minggu terakhir berhasil meningkatkan jumlah partisipasi menjadi lebih dari 2 persen atau sekitar 16 ribu warga.

Menurutnya, hambatan terbesar adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis. Selain itu, puskesmas juga menghadapi tantangan keterbatasan SDM karena pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan di dalam gedung, tetapi juga turun langsung ke sekolah, institusi, dan masyarakat.

“Kami dorong puskesmas terus berinovasi agar pelayanan semakin dekat dengan masyarakat. Namun, dukungan kebijakan dan penambahan tenaga kesehatan tetap sangat dibutuhkan,” tegas Zulkifli.

Dengan adanya dukungan penuh dari Anggota DPR RI Fraksi PAN H. Muazzim Akbar, diharapkan kesadaran masyarakat Lombok Barat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat dan target pemeriksaan kesehatan gratis dapat tercapai.

Bagaimana pendapat Anda tentang program pemeriksaan kesehatan gratis ini? Apakah sudah ada kesadaran masyarakat di sekitar Anda? Tulis komentar Anda di bawah untuk berdiskusi bersama!