fraksipan.com – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III, Okta Kumala Dewi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025).
Menurutnya, capaian pemerintahan dalam 10 bulan terakhir patut diapresiasi, terutama di tengah kondisi geoekonomi global yang penuh tantangan, mulai dari perang dagang hingga ketegangan tarif internasional.
“Di tengah situasi global yang tidak menentu, Indonesia tetap mampu mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 5%. Ini adalah prestasi yang membanggakan,” ujar Okta.
Sebagai Anggota Komisi I DPR RI, ia juga menyoroti capaian strategis di bidang luar negeri, pertahanan, dan keamanan. Ia menilai komitmen pemerintah untuk mendukung perjuangan Palestina, serta akselerasi kesepakatan Indonesia-EU CEPA, merupakan langkah penting yang memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
“Dalam situasi geopolitik yang dinamis, penguatan pertahanan nasional yang dilakukan pemerintah menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara,” tegasnya.
Selain itu, Okta memberikan dukungan penuh terhadap program-program pro-rakyat yang diluncurkan Presiden, seperti Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tetapi juga memperkuat ekonomi desa serta menekan angka kemiskinan ekstrem.
Sebagai satu-satunya anggota DPR RI perempuan dari Dapil Banten III, Okta juga menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan.
“Di Banten III terdapat sekitar 3,5 juta jiwa perempuan. Keterlibatan mereka dalam menyukseskan program-program pemerintah sangat penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.
Okta menutup pernyataannya dengan komitmen untuk terus mengawal program-program strategis pemerintah yang berpihak pada rakyat.
“Tugas kami memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat langsung, khususnya bagi masyarakat di wilayah Banten III,” pungkasnya.