fraksipan.di — Kondisi memprihatinkan dialami pasangan lanjut usia, Kakek Sukarya dan Nenek Hartini. Meski hidup dalam keterbatasan dan tinggal di rumah dengan kondisi yang memerlukan perhatian, keduanya tercatat berada pada desil 6 sehingga tidak menerima bantuan pemerintah. Kondisi tersebut ditemukan saat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI melalui program Lapor PAN turun langsung melihat kehidupan Kakek Sukarya dan Nenek Hartini di Jakarta Selatan.

Di usia senja, keduanya harus menjalani kehidupan dengan kondisi kesehatan yang tidak ringan. Kakek Sukarya telah mengalami sakit komplikasi, sementara Nenek Hartini memiliki riwayat sakit jantung. Persoalan ekonomi turut memperberat keadaan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga selama ini bertahan dari aktivitas menjual barang-barang bekas.

Kesedihan keluarga semakin dalam setelah anak mereka, Robi, meninggal dunia pada 2025. Sejak saat itu, Kakek Sukarya dan Nenek Hartini menjalani hari-hari berdua di tengah kondisi kesehatan, ekonomi, dan tempat tinggal yang serba terbatas. Namun, kondisi nyata tersebut tidak sepenuhnya tergambar dalam data kesejahteraan sosial. Keduanya tercatat masuk dalam desil 6 sehingga tidak termasuk kelompok prioritas penerima bantuan sosial.

Keluarga juga telah berupaya memperbaiki data agar sesuai dengan kondisi sebenarnya. Namun, proses tersebut belum membuahkan hasil, sementara kebutuhan hidup dan pengobatan tetap harus dipenuhi. Melalui Lapor PAN, Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama Anggota DPR RI Surya Utama atau Uya Kuya dan Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Astrid hadir memberikan perhatian dan bantuan untuk membantu meringankan beban Kakek Sukarya dan Nenek Hartini.

Bagi Lapor PAN, persoalan yang dialami pasangan lansia tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan bantuan sesaat. Kondisi mereka sekaligus menunjukkan pentingnya memastikan data kesejahteraan sosial benar-benar mencerminkan keadaan masyarakat di lapangan. Ketidaksesuaian data berpotensi membuat masyarakat yang secara nyata membutuhkan justru luput dari program perlindungan sosial. Karena itu, pemutakhiran dan verifikasi data menjadi penting agar bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Melalui Lapor PAN, Fraksi PAN DPR RI terus berupaya mendengar langsung persoalan masyarakat, melihat kondisi riil di lapangan, serta mendorong adanya tindak lanjut terhadap persoalan yang ditemukan. Bagi Fraksi PAN, data tidak semestinya membuat kondisi nyata masyarakat terabaikan. Di balik setiap angka, ada kehidupan dan perjuangan warga yang harus diperhatikan.