fraksipan.id - Partai Amanat Nasional (PAN) mengerahkan para kadernya yang duduk di DPR RI untuk menggelar pasar murah Ramadan di berbagai daerah pemilihan. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat menjaga daya beli di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan agar para legislator PAN turun langsung ke daerah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Menurut Putri, program ini menjadi salah satu upaya konkret PAN untuk merespons kondisi ekonomi masyarakat yang kerap menghadapi kenaikan harga bahan pangan selama bulan Ramadan.
Setiap tahunnya, bulan puasa memang identik dengan peningkatan konsumsi rumah tangga. Aktivitas berbuka puasa, sahur, hingga persiapan Idulfitri membuat permintaan terhadap bahan pokok meningkat secara signifikan.
Dalam ilmu ekonomi, fenomena ini dikenal sebagai seasonal inflation atau inflasi musiman, yakni kenaikan harga yang terjadi pada periode tertentu akibat meningkatnya permintaan terhadap barang konsumsi.
Kondisi tersebut juga tercermin dalam data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam rilis resmi pada 2 Maret 2026, inflasi Indonesia tercatat sebesar 4,76 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi pada Februari 2025 yang berada di kisaran 2,75 persen yoy, yang menunjukkan adanya tekanan pada harga barang konsumsi masyarakat.
Salah satu penyumbang inflasi berasal dari kelompok makanan, di mana komponen nasi dan lauk-pauk menjadi pendorong kenaikan harga dalam kategori inflasi inti.
Melalui program pasar murah Ramadan, para anggota DPR RI dari PAN diminta turun langsung ke daerah pemilihannya masing-masing untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Bagi PAN, langkah tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi selama bulan suci Ramadan.