fraksipan.id — Komisi VII DPR RI meminta pemerintah meningkatkan inovasi di sektor ekonomi kreatif (ekraf) untuk mempercepat pengembangan kawasan wisata Pantai Lasiana di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dorongan ini disampaikan Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, saat meninjau langsung kawasan wisata tersebut, Kamis 11/12/2025.
“Pantai ini memiliki lokasi strategis dan potensi besar, tetapi butuh banyak peningkatan khususnya sektor ekraf. Karena itu, perlu sinergi bersama agar Lasiana menjadi ikon destinasi Kota Kupang,” ujar Saleh.
Pantau Peran Pemerintah dan Pembinaan Pokdarwis
Kunjungan kerja itu dilakukan untuk melihat sejauh mana peran pemerintah dalam pengembangan kawasan kampung wisata serta pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cendawan Lasiana. Saleh juga mendorong pemerintah daerah memberdayakan anak-anak muda dalam memanfaatkan teknologi dan media digital untuk mendukung promosi wisata.
“Kami ingin memastikan kampung wisata dan desa wisata benar-benar berpengaruh bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Jangan sampai ada program wisata, tetapi tidak membawa dampak nyata,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dengan desa atau kelurahan agar kampung wisata yang telah ditetapkan benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Menurut Saleh, Indonesia memiliki lebih dari 6.000 desa atau kampung wisata, namun tidak semuanya memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Tiga Langkah Penguatan Pengembangan Lasiana
Saleh menguraikan tiga langkah yang perlu menjadi prioritas bersama untuk memperkuat pengembangan kawasan Pantai Lasiana:
- Penambahan anggaran bagi desa wisata, agar mampu memperbaiki dan memodifikasi destinasi yang ada menjadi lebih kreatif dan inovatif.
- Pelatihan dan pembinaan masyarakat, agar warga dapat terlibat aktif dalam setiap kegiatan maupun event yang berkaitan dengan pengembangan wisata.
- Penguatan UMKM lokal, sehingga ketika wisatawan datang—baik dari dalam negeri maupun mancanegara—mereka dapat membeli produk lokal dan ekraf yang menjadi sumber pendapatan tambahan masyarakat.
“Saat ini, target APBN tidak hanya berasal dari pajak, tetapi juga dari pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan terutama pariwisata. Jika pariwisata berkembang dengan baik, pendapatan negara juga akan meningkat,” tegasnya.
Dengan penguatan ekraf, pemberdayaan Pokdarwis, serta dukungan regulasi dan anggaran, Saleh berharap Pantai Lasiana dapat tumbuh sebagai destinasi unggulan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat Kupang dan sekitarnya.