fraksipan.com - Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN, Herry Darmawan, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tambahan anggaran Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp17,84 triliun untuk Tahun Anggaran 2027. Menurutnya, tambahan anggaran tersebut sangat penting karena mayoritas akan digunakan untuk program-program pangan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Herry Darmawan dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Kepala Badan Pangan Nasional di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Ia menilai peningkatan anggaran harus dipahami dari sisi manfaat yang akan diterima masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan, stabilitas harga, dan perlindungan kelompok rentan.

“Fraksi PAN mendukung sepenuhnya apa yang diajukan Kepala Badan Pangan Nasional. Mungkin orang melihat angkanya fantastis, dari sekian ratus miliar menjadi triliunan rupiah. Tapi saya memahami yang besar itu untuk pemanfaatan SPHP dan bantuan beras yang selama ini memang belum pernah dianggarkan di Bapanas,” ujar Herry Darmawan.

Herry Darmawan Nilai Program Pangan Nasional Membutuhkan Dukungan Anggaran yang Memadai

Menurut Herry, sejumlah program strategis yang akan dijalankan Bapanas memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Program tersebut meliputi bantuan pangan beras, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pengentasan stunting, hingga Gerakan Pangan Murah.

Politisi PAN itu menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi penting pembangunan nasional. Karena itu, dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar pemerintah mampu menjalankan berbagai program intervensi pangan secara optimal.

Ia juga berharap Komisi IV DPR RI dapat terus mengawal kebutuhan anggaran sektor pangan agar program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran.

Fraksi PAN Dukung Program Bantuan Beras dan Pengentasan Stunting

Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa sebagian besar tambahan anggaran akan digunakan untuk pelaksanaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), termasuk program bantuan pangan beras dan bantuan pengentasan stunting.

Melalui program bantuan pangan beras, pemerintah menargetkan penyaluran sebanyak 735 ribu ton beras kepada sekitar 18,37 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 3.

Sementara itu, program pengentasan stunting akan menyasar sekitar 1,45 juta keluarga berisiko stunting melalui penyaluran daging ayam dan telur ayam sebagai sumber protein bagi keluarga penerima manfaat.

Herry Darmawan menilai program-program tersebut memiliki manfaat besar karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Herry Darmawan Dorong Stabilitas Harga dan Akses Pangan Masyarakat

Selain bantuan pangan, tambahan anggaran juga akan digunakan untuk memperkuat program stabilisasi harga pangan melalui pelaksanaan SPHP beras, jagung, dan kedelai.

Pemerintah menargetkan pelaksanaan SPHP beras sebanyak 600 ribu ton, SPHP jagung 200 ribu ton, dan SPHP kedelai 50 ribu ton. Program tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengendalikan gejolak harga di tingkat konsumen.

Di samping itu, pemerintah juga berencana memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah hingga 1.560 kali kegiatan di berbagai daerah, mengembangkan kios pangan di 38 provinsi, membina 50 lumbung pangan masyarakat, serta mengembangkan Rumah Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) pada 1.320 kelompok masyarakat.

Menurut Herry Darmawan, langkah-langkah tersebut sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Herry Darmawan: Ketahanan Pangan Harus Menjadi Prioritas Nasional

Sebagai Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PAN, Herry Darmawan menegaskan bahwa investasi anggaran di sektor pangan merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa.

Ia menilai keberhasilan pembangunan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan bahan pangan, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga, meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat, serta memastikan seluruh warga memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan terjangkau.

Karena itu, Fraksi PAN mendukung langkah Badan Pangan Nasional dalam mengusulkan tambahan anggaran Tahun 2027 agar berbagai program strategis dapat berjalan optimal. Herry berharap sinergi antara pemerintah dan DPR RI dapat semakin memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.