fraksipan.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Endang Agustina, memberikan dukungan penuh terhadap visi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam mencetak personel kepolisian yang profesional. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Kalemdiklat Polri dan Gubernur Akpol di Gedung DPR, Kamis (02/04).
Endang menegaskan bahwa Lemdiklat memiliki peran krusial sebagai rahim lahirnya Bhayangkara negara yang bertugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi rencana penerapan kurikulum pendidikan kepolisian yang berbasis pada nilai-nilai penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).
"Kami sangat mendukung program ini karena berkait erat dengan pelaksanaan tugas Polri di lapangan, terutama dalam penegakan hukum dan penanganan unjuk rasa. Apabila Polri salah dalam mengimplementasikan HAM, maka apa pun yang dilakukan Polri akan dianggap salah," ujar Endang dalam rapat tersebut.
Selain aspek kurikulum, Endang juga menyoroti urgensi peningkatan anggaran bagi Lemdiklat. Ia menyayangkan realitas di lapangan di mana anggaran pendidikan Polri saat ini baru mencapai sekitar Rp1,4 triliun, jauh dari mandat ideal yang seharusnya mencapai 20% dari total anggaran Polri.
Kritik tajam juga disampaikan Endang terkait kesejahteraan tenaga pendidik. Ia merasa prihatin mendengar kabar bahwa uang saku bagi para pelatih di pusat-pusat pendidikan masih ada yang di bawah Rp100.000. Menurutnya, kondisi kesejahteraan yang minim ini justru mencederai prinsip HAM bagi para personel yang telah mengabdi dengan ikhlas.
"Anggaran yang cukup pasti akan menghasilkan hasil yang baik. Bagaimana kita menuntut hasil yang maksimal tetapi tidak memperhatikan kesejahteraan personelnya," pungkasnya.