fraksipan.id - Anggota DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Parit H. Husin I di Kota Pontianak bersama Balai Sumber Daya Air (SDA) guna melihat kondisi riil kawasan yang kerap dilanda banjir. Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal mendorong percepatan penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan serius bagi masyarakat setempat.

Dalam keterangannya, ia menyebut Parit H. Husin memiliki peran vital sebagai urat nadi aliran air di wilayah tersebut. Namun, kondisi saat ini dinilai belum memadai, sehingga ketika terjadi hujan deras yang disertai pasang air laut, kawasan tersebut kerap terendam banjir dengan ketinggian mencapai setengah hingga satu meter.

Ia menjelaskan, bersama jajaran RT/RW setempat, pihaknya telah menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Balai SDA agar pembangunan turap penahan tebing dapat segera direalisasikan dan menjadi prioritas utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui dukungan anggaran APBN.

Menurutnya, meskipun terdapat keterbatasan anggaran di sektor PUPR, pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan dan kehidupan masyarakat tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah pusat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa banjir di kawasan tersebut bukan lagi peristiwa musiman biasa, melainkan sudah bersifat kronis. Dalam satu tahun, banjir dapat terjadi beberapa kali dengan durasi yang cukup lama, bahkan mencapai hingga belasan hari, sehingga berdampak signifikan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Sebagai ibu kota provinsi, Kota Pontianak dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih dalam penanganan banjir. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan turap tersebut.

Ia berharap, dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, Balai SDA, dan masyarakat, persoalan banjir di kawasan Parit H. Husin dapat segera teratasi, sehingga memberikan rasa aman dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pontianak.